Pos

Kapal KMC Kartini Semarang Karimunjawa

KMC Kartini Lakukan Perubahan Jadwal Penyeberangan Karimunjawa

SEMARANG – Pihak pengelola kapal KMC Kartini yang melayani penyeberangan Semarang ke Karimunjawa, mengalami perubahan jadwal penyeberangan.

Penyeberangan kapal KMC Kartini mengalami perubahan jadwal mulai Jumat pekan depan nanti. Dari yang semula melayani penyeberangan rute Semarang ke Karimunjawa hari Sabtu menjadi Jumat. Hal ini disampaikan Petugas Dishubkominfo Jateng Chandra.

“Jadwal penyeberangan KMC Kartini dari Semarang ke Karimunjawa hari Sabtu bergeser menjadi Jumat, jadwal berlaku mulai tanggal 15 Juli. Jumat pukul 13.00 dari Semarang ke Karimunjawa, dan pulangnya tetap Minggu pukul 11.00 dari Karimunjawa ke Semarang,” ujar Chandra yang dihubungi melalui pesan singkat, Jumat (8/7/2015).

Lebih lanjut ia mengemukakan, perubahan jadwal penyeberangan ini semoga menambah ramai wisatawan yang ingin berlibur ke Karimunjawa lebih lama, melalui penyeberangan dari Semarang.

Adanya perubahan jadwal penyeberangan dari Semarang ke Karimunjawa ini semakin menggairahkan pelaku paket wisata Karimunjawa.

Hal senada diungkapkan oleh Bangun Hardono, pemilik usaha Dewandaru oleh-oleh khas Karimunjawa mengatakan, perubahan jadwal penyeberangan dari Semarang akan menambah ramai wisatawan yang berlibur di akhir pekan.

“Jadwal penyeberangan yang sesuai akan menambah ramai jumlah wisatawan yang ingin berlibur di Karimunjawa dikala akhir pekan,” katanya.

Jadwal Penyeberangan Karimunjawa Lebaran 2016

Lebaran, Kapal Ferry Siginjai Tambah Jadwal Penyeberangan Karimunjawa

KARIMUNJAWA – Ribuan wisatawan dan pemudik akan memadati penyeberangan ke Karimunjawa saat libur lebaran ini.

Wisatawan dan masyarakat Karimunjawa yang ingin mudik ke kampung halaman, sudah seharusnya memperhatikan jadwal pelayaran moda transportasi kapal yang satu ini. Ya, KMP Ferry Siginjai, kapal penumpang yang setia melayani hilir mudik masyarakat Karimunjawa. Saat lebaran 2016, KMP Siginjai akan berhenti beroperasi pada hari H dan H+1 Idul Fitri.

Hal itu disampaikan Petugas PT Angkutan Sungai Danua dan Penyebrangan (ASDP) Cabang Jepara Bambang. Menurutnya, penambahan trip penyeberangan KMP Siginjai pada musim mudik Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran tahun ini satu pekan.

“Jadwal penyeberangan Jepara ke Karimunjawa atau sebaliknya tidak ada perubahan. Harga tiket kapal pun tak dinaikan, tetap Rp 59 ribu. Untuk tanggal 6-7 Juli 2016, kapal tidak berlayar. KMP Siginjai terakhir berlayar sebelum libur lebaran pada Selasa 5 Juli 2016, secara resmi pengumuman ditempel besok Kamis (hari ini),” ujar Bambang yang dihubungi melalui pesan singkat, Rabu (29/6/2016).

Lebih lanjut ia mengemukakan, penyeberangan terakhir sebelum libur lebaran pada Selasa 5 Juli 2016 pukul 06.30 WIB seperti jadwal reguler untuk penyeberangan pulang pergi, dan kembali berlayar dari Karimunjawa pukul 13.00 WIB. Kemudian, kapal akan kembali berlayar pada Jumat 8 Juli 2016.

“Jadwal pelayaran KMP Siginjai resmi muncul pada setiap akhir bulan. Kami akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait yakni Dishubkominfo untuk mengkomunikasikan hal ini,” terangnya.

Dia juga mengatakan, meski sejauh ini belum ada rencana penambahan trip lebih panjang, ketika nanti dikordinasikan dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) dinilai perlu penambahan, juga tidak menutup kemungkinan trip bakal ditambah. Apalagi kalau selama musim mudik lebaran nanti kondisi cuaca baik, tidak menutup kemungkinan masyarakat yang menyeberang membeludak.

“Kalau calo penumpang banyak, ya bisa jadi ditambah ,tergantung nanti. Kalau urusan tiket, kami tidak melayani pemesanan. Seperti biasa, tiket untuk KMP Siginjai dibeli di kawasan pelabuhan, dua jam sebelum kapal berangkat,” imbuhnya.

“Alhamdulillah Listrik Kini Sudah 24 Jam, Karimunjawa Siap Jadi Destinasi Unggulan Jateng”

“Alhamdulillah Listrik Kini Sudah 24 Jam, Karimunjawa Siap Jadi Destinasi Unggulan Jateng”

KARIMUNJAWA – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meresmikan Pembangkit Listrik tenaga Diesel Legon Bajak di Dukuh Telaga, Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Senin (30/5). Dengan PLTD berkapasitas 2×2 Megawatt tersebut, masyarakat di Karimunjawa kini bisa menikmati listrik 24 jam seperti saudara-saudaranya di Pulau Jawa.

Peresmian ditandai dengan penekanan bel bersama-sama antara Ganjar, Direktur Bisnis PT PLN Jawa Bagian Tengah Nasri Sebayang, Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi, Danrem 073/Makutarama Kolonel Kav Prantara Santosa, dan Sekda Jepara Sholih.

PLTD Legon Bajak melayani sambungan listrik 24 jam di dua pulau, yakni Karimun dan Kemujan. Pada 25 Mei lalu, pembangunan pembangkit di lahan sekitar 1 hektare itu telah dinyatakan layak operasi. PLT diuji lima hari hingga akhirnya diresmikan hari ini. “Alhamdulillah berkat dukungan banyak pihak listriknya sudah 24 jam. Targetnya sebenarnya Juli baru operasional, ternyata bisa lebih cepat dua bulan, terimakasih untuk PLN yang telah bekerja keras dan warga yang merelakan tanahnya untuk jadi pembangkit ini,” kata Ganjar dalam sambutannya.

PLTD Legon Bajak dibangun oleh PT Indonesia Power, anak perusahaan PT PLN. Sempat mengalami kendala karena komponen pembangkit utama tidak tersedia. Akhirnya dicapai solusi dengan merelokasi PLTD dari Pontianak. “Ini mesin relokasi dari Pontianak, tidak masalah, untuk sementara saja karena yang penting listrik bisa dinikmati dulu. Tolong dirawat, ini aset penting,” kata Ganjar.

Pembangunan listrik Karimunjawa, lanjut Ganjar merupakan bagian dari proyek pembangunan infrastruktur kepariwisataan di Jateng. Setelah listrik, Pemprov Jateng akan membangun pelabuhan, menambah frekuensi pelayaran kapal, jaringan telepon dan wifi. 

“Perpanjangan landasan Bandara Dewandaru juga sedang progres sehingga nanti pesawat besar bisa mendarat, harapannya pariwisata meningkat,” katanya.

Menurut Ganjar, Karimunjawa layak menjadi destinasi wisata unggulan Jateng, bahkan Nasional. Masih banyak potensi alam yang belum dieksplorasi di kawasan yang terdiri dari 27 pulau itu. Namun Ganjar mengingatkan perkembangan pariwisata seringkali menimbulkan kerawanan sosial.

“Pariwisata berkembang, tapi awas risikonya. Banyak orang asing datang maka potensi masalah dari seks bebas, alkohol, narkoba, dan budaya asing. Ini harus dicegah sejak awal,” tegasnya.

Direktur Bisnis Jawa Bagian Tengah Nasri Sebayang mengungkapkan, di Indonesia ada 4000 pulau berpenghuni yang masih krisis listrik. Setelah melihat kesuksesan listrik 24 jam di Karimunjawa, ia yakin pulau-pulau lain akan meminta dibuatkan pembangkit serupa. PT PLN akan menjadikan listrik Karimunjawa sebagai model percontohan Nasional.

“Setelah ini pasti pulau-pulau lain akan meminta ke kami. Tapi justru ini yang kami tunggu. Karena tidak bisa PLN sendiri, butuh dukungan kepala daerah, dukungan gubernur dan semangat kekeluargaan seperti di Jawa Tengah. Kami ingin menggunakan listrik Karimunjawa sebagai model uuntuk diterapkan di pulau-pulau lain,” paparnya.

Dijelaskannya, dari 27 pulau di Karimunjawa, hanya lima yang berpenghuni. Yakni Pulau Karimun, Kemujan, Nyamuk, Parang, dan Genting. Tapi baru penduduk Kemujan dan Karimun yang mendapatkan listrik yang dipasok oleh tiga PLTD. Yakni PLTD Karimunjawa 250 kVA + 500kVA menyala 12,5 jam, PLTD Kemujan 2x100kVA menyala 6 jam, dan PLTD Nyamplungan 100kVA menyala 6 jam.

Sekarang dengan adanya PLTD Legon Bajak, penduduk di Kemujan dan Karimun sudah bisa menikmati listrik 24 jam. Operasional PLTD ini juga ditandai dengan pelayanan penambahan daya dan pasang baru. Saat ini sedang diproses pengajuan tambah daya 233 pelanggan dan pasang baru 42 warga.

“Agar listrik dapat dinikmati lebih banyak lagi penduduk, kami sedang memproses pembangunan PLTMG 2 x 4 Megawatt,” bebernya.

Adanya listrik 24 jam ini semakin menggairahkan pelaku paket wisata Karimunjawa. Bangun Hardono, Pemilik usaha suvenir kaos Dewandaru mengatakan, ketersediaan listrik yang melimpah jelas membuat pengusaha semakin antusias berinvestasi di Karimunjawa.

“Semakin banyak spot yang dieksplorasi, pengunjung makin punya banyak alternatif lokasi, dan Karimunjawa semakin indah bercahaya oleh lampu. Tentunya harus dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur lain seperti bandara, pelabuhan, dan jalan,” katanya.

Sedangkan salah satu tour guide setempat, Bambang Zakaria alias Jack, mengharapkan pembangunan pariwisata selama ini masih terlokalisir di Pulau Karimun dan Menjangan. Pulau Kemujan yang kaya akan pantai dan seni budaya justru belum tersentuh.

“Ketika di Kemujan ada PLTD, warga di sini hanya bisa menikmati terang saja. Listrik tidak akan membangkitkan ekonomi kami jika pariwisata masih dibatasi di Karimun saja, padahal potensi di Kemujan sangat luar biasa,” tandasnya.

(Sumber: metrojateng.com)

Gowes Ke Karimunjawa

Ayo Ikuti Serunya Gowes Ke Karimunjawa

SEMARANG – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) bekerjasama dengan Tribun Jateng mempersembahkan program khusus bagi pecinta Gowes alias olahraga sepeda dengan tag-line “Let’s GoWes Karimunjawa” menggunakan kapal Pelni yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Solichole Soekaemi, selaku panitia penyelenggara menjelaskan, gowes atau cycling tour adalah wisata sehat bagi siapapun yang suka berwisata juga berolahraga mengayuh sepeda sambil melihat pemandangan alam pedesaan yang memiliki pemandangan yang masih asri juga adat istiadat yang masih terjaga keasliannya di sepanjang jalur yang dilintasi.

Let’s Gowes Karimunjawa akan menempuh jarak sekitar 50 km Pergi Pulang (PP), dimulai dari dermaga timur atau alun-alun Karimunjawa menuju kawasan Batu Lawang di Pulau Kemojan. Perjalanan akan menyusuri jalan utama kedua pulau yang dihubungkan dengan sebuah jembatan. Selama perjalanan akan singgah di beberapa spot sepanjang jalur tersebut.

Let’s GoWes Karimunjawa berlangsung selama tiga hari, mulai 27-29 Mei 2016. Pendaftaran dibagi ke dalam empat kategori, Gowes 1A, Gowes 1B, Gowes Ekonomi, dan Gowes Super Eco.

Jadwal Acara Let’s GoWes Karimunjawa

Hari 1 Jum’at, 27 Mei 2016
22:00 Berkumpul di Pelabuhan Tanjung Mas
24:00 kapal berangkat menuju Karimunjawa
Hari 2 Sabtu, 28 Mei 2016
06:00 Kapal tiba di Karimunjawa
06:00­-07:30 Sarapan dan persiapan
07:30­-11:30
11:30­-13:00 ISHOMA
13:00­-14:00 Gowes ke spot Mangrove
14:00­-15:00 Tracking Mangrove
15:00­-16:00 Gowes ke Tanjung Gelam
16:00­-17:30
17:50­-18:00 Kembali ke dermaga menuju kapal
19:00 Makan malam, hiburan, dan menginap di kapal
Hari 3 Minggu, 29 Mei 2016
06:00­-07:00 Sarapan
07:00­-11:00 Wisata laut (hopping island, snorkeling)
11:00­-12:00 Kembali ke kapal
12:00-­13:00 Makan siang
13:00­-19:00 Kapal menuju Semarang
19:00

Bagi yang ingin tanda mata Karimunjawa bisa mampir ke Dewandaru.

(Sumber: jateng.tribunnews.com)

Jadwal Penerbangan Karimunjawa

Perubahan Jadwal Penerbangan Karimunjawa per Mei 2016

KARIMUNJAWA – Bandara Dewadaru Karimunjawa melalui pihak maskapai Airfast Indonesia menginformasikan penerbangan udara perintis rute Surabaya-Karimunjawa-Semarang ada perubahan jadwal penerbangan per Mei 2016.

“Per bulan Mei ada perubahan jadwal penerbangan dari A Yani Semarang ke Bandara Dewadaru Karimunjawa selanjutnya ke Juanda Surabaya, yang semula jadwal penerbangan hari Jum’at diganti Senin,” ujar Operational Customer Services Airfast Indonesia, Selasa (12/4).

Perubahan jadwal penerbangan ini diharapkan dapat lebih memudahkan wisatawan yang ingin menikmati paket wisata Karimunjawa, dan juga diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi serta pariwisata yang menjadi salah satu potensi terbesar yang dimiliki Provinsi Jawa Tengah.

Pesawat yang digunakan adalah jenis perintis dari maskapai penerbangan Airfast Indonesia dengan kapasitas penumpang sebanyak 12 orang dan frekuensi penerbangan dua kali dalam seminggu.

 

Jadwal penerbangan ke Karimunjawa:

Selasa dan Kamis

Surabaya 12.55 – Karimunjawa 14.05

Karimunjawa 16.50 – Semarang 17.30 (R.O.N)

Rabu dan Senin

Semarang 12.00 – Karimunjawa 12.40

Karimunjawa 13.25 – Surabaya 14.35

 

Reservasi pemesanan tiket:

Surabaya : 081237779610

Semarang : 081237779613

Karimunjawa : 081237779614

 

Informasi paket wisata Karimunjawa:

Hello Karimun 085640101008

www.hellokarimun.com

pin: 7CD65D56

Jadwal Penerbangan Karimunjawa

Tarif Tiket dan Jadwal Penerbangan Karimunjawa

Tarif tiket penerbangan Airfast Indonesia:

Sumenep – Surabaya : Rp. 249.700

Surabaya – Bawean : Rp. 302.200

Bawean – Surabaya : Rp. 240.200

Surabaya – Karimunjawa : Rp. 351.700

Karimunjawa – Semarang : Rp. 266.200

Semarang – Karimunjawa : Rp. 279.200

Karimunjawa – Surabaya : Rp. 293.700

Surabaya – Sumenep : Rp. 307.700

 

Jadwal penerbangan ke Karimunjawa:

Selasa dan Kamis

Surabaya 12.55 – Karimunjawa 14.05

Karimunjawa 14.50 – Semarang 15.30 (R.O.N)

Rabu dan Jum’at

Semarang 07.30 – Karimunjawa 08.10

Karimunjawa 08.55 – Surabaya 10.05

 

Reservasi pemesanan tiket:

Surabaya : 081237779610

Sumenep : 081237779611

Bawean : 081237779612

Semarang : 081237779613

Karimunjawa : 081237779614

 

Informasi paket wisata Karimunjawa:

Hello Karimun 085640101008

www.hellokarimun.com

pin: 7CD65D56

 

AIRFAST INDONESIA

Airfast Indonesia Layani Rute Penerbangan Karimunjawa

SEMARANG – Maskapai penerbangan Susi Air tak lagi melayani penerbangan dari Semarang Jawa Tengah menuju Karimunjawa. Kini maskapai yang melayani rute penerbangan Karimunjawa adalah Airfast Indonesia.

“Kontrak Susi Air sudah selesai pada akhir 2015. Masa kontrak Mei 2015 hingga Desember 2015,” kata Kepala Seksi Angkutan Udara Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah, Eka Suprapti, di Semarang, Selasa (2/2).

Susi Air merupakan maskapai penerbangan yang dioperasikan oleh PT ASI Pujiastuti Aviation. Untuk penerbangan Semarang-Karimunjawa. Penerbangan menggunakan pesawat jenis Grand Caravan Cessna C-208.

Kini maskapai penerbangan yang melayani rute Semarang-Karimunjawa adalah Airfast Indonesia. Kontrak maskapai penerbangan perintis anak cabang PT Freeport Indonesia itu hingga akhir 2016. Menggunakan pesawat Twin Otter 300 dapat mengangkut 15 hingga 19 penumpang.

Penerbangan Semarang-Karimunjawa dua kali dalam satu pekan yakni Rabu dan Jumat pukul 07.30 WIB. Penerbangan dari Bandara Ahmad Yani Semarang itu sudah dibuka Februari ini.

Berikut tarif tiket penerbangan Airfast Indonesia:

Sumenep – Surabaya : Rp. 249.700

Surabaya – Bawean : Rp. 302.200

Bawean – Surabaya : Rp. 240.200

Surabaya – Karimunjawa : Rp. 351.700

Karimunjawa – Semarang : Rp. 266.200

Semarang – Karimunjawa : Rp. 279.200

Karimunjawa – Surabaya : Rp. 293.700

Surabaya – Sumenep : Rp. 307.700

Reservasi pemesanan tiket:

Surabaya : 081237779610

Sumenep : 081237779611

Bawean : 081237779612

Semarang : 081237779613

Karimunjawa : 081237779614

Selama 2015, Dinhubkominfo Jateng mencatat jumlah isian penumpang pesawat yang ingin menikmati paket wisata Karimunjawa melalui Bandara Dewandaru di atas 90 persen atau sebanyak 685 penumpang.

Jadwal Penerbangan Airfast Indonesia ke Karimunjawa

Jadwal Penerbangan Airfast Indonesia ke Karimunjawa

SEMARANG – Jadwal penerbangan perintis rute Semarang-Karimunjawa-Surabaya dan sebaliknya resmi dibuka. Rute penerbangan itu kini menempati papan jadwal di Bandar Udara (Bandara) Internasional Ahmad Yani Semarang setiap Rabu dan Jum’at.

“Ya, sekarang penerbangan perintis rute Semarang-Karimunjawa dioperasikan setiap Rabu dan Jum’at. Maskapai yang dioperasikan Airfast Indonesia dengan kapasitas penumpang 17 orang,” ujar Operational Customer Services Airfast Indonesia, Minggu (31/1).

Mulai dibuka Februari 2016, jadwal penerbangan Semarang-Karimunjawa akan menempati papan keberangkatan setiap Rabu dan Jum’at pukul 07.30. Sementara rute sebaliknya Karimunjawa-Semarang, diberangkatkan setiap Selasa dan Kamis pukul 14.50.

Berikut jadwal penerbangannya:

Selasa dan Kamis
Surabaya 12.55 – Karimunjawa 14.05
Karimunjawa 14.50 – Semarang 15.30 (R.O.N)

Rabu dan Jum’at
Semarang 07.30 – Karimunjawa 08.10
Karimunjawa 08.55 – Surabaya 10.05

Airfast Indonesia Karimunjawa

Airfast Indonesia Buka Penerbangan ke Karimunjawa

SEMARANG – Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang melalui pihak maskapai Airfast Indonesia menginformasikan penerbangan udara perintis rute Semarang-Karimunjawa-Surabaya akan mulai dibuka bulan Februari 2016.

“Akhir bulan Januari kemarin sudah dilakukan test flight dari Bandara Ahmad Yani Semarang ke Bandara Dewandaru Karimunjawa, penerbangan resmi mulai dioperasikan bulan Februari,” ujar Operational Customer Services Airfast Indonesia, Sabtu (30/1).

Penambahan rute penerbangan ini dinantikan oleh wisatawan yang ingin menikmati paket wisata Karimunjawa, dan juga diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi serta pariwisata yang menjadi salah satu potensi terbesar yang dimiliki Provinsi Jawa Tengah.

Pesawat yang digunakan adalah jenis perintis dari maskapai penerbangan Airfast Indonesia dengan kapasitas penumpang sebanyak 17 orang dan frekuensi penerbangan dua kali dalam seminggu.

Ganjar Listrik Karimunjawa

Januari, Listrik Karimunjawa 18 Jam/Hari

JEPARA – Nyala listrik di dua pulau, Karimunjawa dan Kemujan tak lagi 12 jam/sehari. Per 1 Januari 2016, nyala listrik bertambah menjadi 18 jam/hari dan akan menjadi penuh 24 jam/hari mulai Juni nanti. Mulai tahun 2016, pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Karimunjawa yang semula dikelola Pemkab akan menjadi kewenangan PT Indonesia Power. Kedua belah pihak telah menandatangani kesepakatan pada 23 Desember 2015 lalu.

Bupati Jepara Ahmad Marzuki mengatakan peralihan pengelolaan PLTD ke PT Indonesia Power disebabkan Pemkab sudah tidak kuat menanggung biaya pembelian solar nonsubsidi tiap tahunnya. Per tahun, kebutuhan solar mencapai 35.000 liter untuk menghidupkan enam PLTD. Sementara pemasukan dari PLTD hanya berkisar Rp 1,8 miliar/tahun. Padahal kebutuhan anggaran pembelian solar mencapai Rp 5,5 miliar/tahun. “Sudah terlalu berat membeli solar nonsubsidi. Gubernur mendorong dan Pemkab melakukan peralihan ini,” kata Marzuki di sela-sela kunjungan Gubernur ke Karimunjawa, Minggu (3/1).

Camat Karimunjawa, Muh Tahsin menjelaskan pada tahap pertama ini baru dua pulau yang akan dialiri listrik 18 jam, yakni Karimunjawa dan Kemujan. Dua pulau ini memang yang paling banyak jumlah kepala keluarganya, sekitar 1.000-an KK. Sementara di 25 pulau lainnya dihuni sekitar 600-an KK. Lebih jauh ia menjelaskan, pada Juni 2016 nanti rencananya PT Indonesia Power akan mendatangkan mesin berkapasitas 2,5 Megawatt. Sehingga bisa digunakan untuk mengaliri listrik 24 jam/hari.

“Hal ini dapat membantu dalam pembangunan sektor pariwisata. Meningkatkan kunjungan wisatawan yang ingin menikmati paket wisata Karimunjawa,” ujarnya.

Meski pasokan listrik ditambah, sejumlah masyarakat yang melakukan sarasehan dengan Gubernur terlihat tidak terlalu senang. Mereka memprotes perihal biaya pemasangan jaringan listrik terlalu mahal dan tanpa penjelasan. Menurut salah satu warga, Supriyanto (47), pemasangan jaringan dikenai tarif Rp 1.200.000 ditambah biaya instalasi Rp 700.000. Jika warga adalah pelanggan baru PLTD maka dikenai tambahan biaya adminsitrasi Rp 300 ribu. “Hasil omongan dari warga, kok ndak ada penjelasan apapun mengenai biaya. Itu yang kami sesalkan,” kata Supriyanto.

Ganjar mengatakan ada biaya-biaya yang memang harus dibayar jika ingin memperoleh fasilitas yang lebih baik. Termasuk keamanan kabel-kabel yang dipasang di tiap rumahnya. Sebagaimana diketahui, listrik di Karimunjawa terhitung paling mahal di Jawa yakni 2.500/KWH.